Boltara (Kemenag) - Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Ahmad Soleh, menyambangi lokasi pembangunan gedung madrasah yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di MTsN 2 Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Kamis (17/9/26).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana madrasah berjalan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam kunjungannya, Kabid Pendis meninjau sejumlah bagian bangunan yang sedang dikerjakan. Pemantauan lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan gedung dapat terlaksana dengan baik, baik dari sisi progres pekerjaan, kualitas konstruksi, maupun kesesuaian dengan spesifikasi yang telah direncanakan.
Pembangunan gedung melalui program SBSN menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan madrasah. Kehadiran fasilitas yang memadai diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman dan representatif bagi peserta didik dan tenaga pendidik.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pendis juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan hingga pembangunan selesai. Setiap tahapan pembangunan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga fasilitas yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi madrasah dalam jangka panjang.
Kepala Kantor Kemenag Boltara, Idrus Sante, bersama Kepala Madrasah, Kalsum Maloho, mendampingi peninjauan pembangunan. Kunjungan Kabid Pendis Kanwil ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara Kanwil Kemenag Sulawesi Utara dan Kemenag Boltara dalam memastikan pembangunan sarana pendidikan berjalan sesuai target.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang semakin memadai, MTsN 2 Boltara diharapkan dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan serta memberikan ruang belajar yang lebih baik bagi peserta didik. Pembangunan melalui SBSN pun diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi penguatan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Humas