Logo PPID
Navigasi
PPID Kemenag Bolmut
Butuh Bantuan?
0853-5813-3553
Berita

Kakan Kemenag Sebut Ormas Islam Instrumen Penting Menjaga Persatuan Umat

Oleh: Rival Intan
Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WITA
Kakan Kemenag Sebut Ormas Islam Instrumen Penting Menjaga Persatuan Umat

Foto: Dokumentasi Humas

Boltara (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Idrus Sante, menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan umat di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan penguatan kelembagaan ormas Islam, khususnya organisasi Islam perempuan, yang diinisiasi oleh Seksi Bimbingan Masyarakat Islam.

Menurut Kakan, keberadaan ormas Islam tidak hanya sebatas menjadi wadah aktivitas sosial dan keagamaan, tetapi memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan saling menghargai.

“Ormas Islam memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga persatuan umat. Organisasi bukan hanya tempat berkumpul dan melaksanakan kegiatan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun ukhuwah, membina masyarakat, dan menghadirkan manfaat nyata,” tegasnya, Selasa (15/9/26) di Kantor Kemenag.

Dalam kesempatan tersebut, Kakan Kemenag menyampaikan sejumlah poin penting terkait peran ormas dalam pembinaan umat.

Pertama, penguatan nilai-nilai keagamaan. Ormas diharapkan aktif memberikan pembinaan kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan, pendidikan, kajian, pengajian, serta berbagai aktivitas yang mendorong peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran agama.

Kedua, pembentukan akhlak dan karakter umat. Menurutnya, pembinaan keagamaan harus mampu melahirkan masyarakat yang memiliki kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, toleransi, dan sikap saling menghormati.

Ketiga, pembinaan generasi muda. Ormas, termasuk organisasi Islam perempuan, memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, berorganisasi, serta mengembangkan kepemimpinan dan kreativitas.

Keempat, memperkuat kerukunan dan ukhuwah. Ormas diharapkan menjadi perekat masyarakat dengan mengedepankan dialog, persaudaraan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memecah belah persatuan.

Kelima, meningkatkan kepedulian dan pemberdayaan sosial. Ormas dapat menjadi penggerak kegiatan sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi dan kemandirian umat.

Keenam, meningkatkan literasi digital umat. Di tengah derasnya arus informasi, ormas dituntut ikut membimbing masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, mampu menyaring informasi, serta tidak mudah menyebarkan hoaks, fitnah, maupun ujaran kebencian.

Kakan juga menekankan pentingnya sinergi antara ormas Islam dan pemerintah dalam melaksanakan pembinaan masyarakat.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Ormas adalah mitra strategis dalam membangun masyarakat. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi harus terus diperkuat,” ujarnya.

Khusus bagi organisasi Islam perempuan, Kakan berharap peran tersebut dapat semakin diperkuat, mengingat perempuan memiliki posisi strategis dalam pembinaan keluarga, pendidikan anak, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kehidupan sosial dan keagamaan.

Ia mengajak seluruh organisasi Islam untuk tidak hanya memperkuat kelembagaan secara administratif, tetapi juga memastikan keberadaan organisasi memberikan dampak nyata bagi umat dan masyarakat.

“Ormas yang kuat bukan hanya yang besar jumlah anggotanya, tetapi yang mampu memberikan manfaat, menjadi teladan, memperkuat persatuan, dan menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat,” pungkasnya.

Humas

 

Editor: Rival Intan
Fotografer: Dokumentasi Humas
2 Dilihat
umum
ID: #00216
Label Terkait:
# Ormas Islam # Penguatan Kelembagaan
Bagikan Artikel Ini: