Boltara (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bolangitang Barat gelar aksi penanaman pohon yang dirangkaikan dengan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GERIMIS) di Masjid Ali Syaher, Desa Bolangitang I, Jumat (24/7/26).
Program ini menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi yang saat ini terus didorong Kementerian Agama, yaitu membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai keagamaan. Melalui pendekatan ini, rumah ibadah diharapkan tidak hanya menjadi pusat pembinaan spiritual, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan sehat.
Kepala KUA, Sardi Ticoalu, mengatakan bahwa kegiatan GERIMIS dan penanaman pohon merupakan upaya menumbuhkan budaya cinta lingkungan melalui rumah ibadah. Menurutnya, kebersihan masjid harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

"Budaya menjaga kebersihan masjid harus terus dipelihara dan menjadi kebiasaan bersama, sehingga masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujarnya.
Ia menambahkan, penanaman pohon di lingkungan masjid memiliki makna jangka panjang sebagai investasi ekologis sekaligus bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan hidup. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu memberikan kesejukan, memperindah kawasan masjid, serta menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Bolangitang Barat berharap semangat Ekoteologi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui aksi bersih-bersih dan penghijauan, tetapi juga melalui perubahan perilaku yang menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dan praktik keagamaan.
Humas