Logo PPID
Navigasi
PPID Kemenag Bolmut
Butuh Bantuan?
0853-5813-3553
Berita

Orientasi PPPK, Penguatan Integritas dan Loyalitas Bagi Abdi Negara

Oleh: Rival Intan
Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:04 WITA
Orientasi PPPK, Penguatan Integritas dan Loyalitas Bagi Abdi Negara

Foto: Dokumentasi Humas

BOLTARA (Kemenag Bolmong Utara) — Integritas dan loyalitas menjadi bagian penting yang ditekankan oleh Kepala Kantor dalam pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara klasikal di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara).

Orientasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab kedinasan, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter para ASN sebagai bagian dari aparatur negara yang memiliki komitmen terhadap pelayanan publik.

Kepala Kantor, Idrus Sante, menegaskan bahwa integritas dan loyalitas harus menjadi nilai yang melekat dalam diri setiap ASN. Menurutnya, kemampuan dalam menjalankan pekerjaan harus berjalan seiring dengan sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki komitmen terhadap organisasi dan tugas yang diemban.

Ia menjelaskan, integritas tercermin dari keberanian untuk bekerja sesuai aturan dan tetap memegang prinsip yang benar dalam setiap kondisi. Sementara loyalitas bukan dimaknai sebagai kepatuhan tanpa batas, tetapi sebagai komitmen untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan, mendukung tujuan organisasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Begitupun dengan loyalitas, bukan berarti hanya loyal kepada pimpinan, tetapi loyal kepada tugas, aturan, organisasi, dan nilai-nilai yang menjadi dasar dalam menjalankan pemerintahan”, ujarnya di MA Kaidipang, pusat kegiatan, Rabu (7/10/26).

Dihadapan 22 peserta orientasi, Idrus mengingatkan agar tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif. Lebih dari itu, setiap ASN harus mampu membangun etos kerja, menjaga kedisiplinan, meningkatkan kompetensi, dan menunjukkan sikap profesional dalam melaksanakan tugas.

“Integritas harus hadir ketika kita bekerja, ketika memberikan pelayanan, bahkan ketika tidak ada yang mengawasi. Di situlah karakter seorang abdi negara diuji,” ujarnya.

Menurutnya, orientasi PPPK menjadi tahap penting untuk menyamakan pemahaman bahwa setiap ASN Kementerian Agama membawa tanggung jawab institusi sekaligus tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Para peserta juga didorong untuk menjadikan orientasi sebagai ruang belajar dan pembentukan diri agar mampu menjadi ASN yang profesional, berintegritas, loyal terhadap tugas dan organisasi, serta memiliki kepedulian terhadap kualitas pelayanan publik.

Humas

Editor: Rival Intan
Fotografer: Dokumentasi Humas
169 Dilihat
umum
ID: #00235
Label Terkait:
# PPPK # ORIENTASI # KEMENAG
Bagikan Artikel Ini: