Logo PPID
Navigasi
PPID Kemenag Bolmut
Butuh Bantuan?
0853-5813-3553
Berita

Rakor Bimas Islam, Bahas Sejumlah Poin Layanan Berdampak Bagi Umat

Oleh: Rival Intan
Kamis, 21 Mei 2026 | 15:15 WITA
Rakor Bimas Islam, Bahas Sejumlah Poin Layanan Berdampak Bagi Umat

Foto: Dokumentasi Humas

Boltara (Kemenag) - Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam guna membahas berbagai program dan penguatan layanan keagamaan di wilayah kerja Kabupaten Bolaang Monogondow Utara (Boltara).

Dalam rakor yang digelar di Pantai Wisata Imokima Kecamatan Sangkub, Kamis (21/5/26) tersebut, Kepala Seksi, H. Abdullah Diu, menekankan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian bersama untuk segera ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran KUA dan penyuluh agama.

Salah satu poin utama yang dibahas yakni pelaksanaan kalibrasi arah kiblat bagi masjid-masjid yang berada di empat kecamatan yang belum dilakukan kalibrasi tahun ini, yakni Kecamatan Bolangitang Barat, Bolangitang Timur, Bintauna, dan Sangkub. Kalibrasi ini menurut Kasie, dinilai penting untuk memastikan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

“KUA dan Penyuluh Agama segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Desa terkait masjid yang belum ataupun sudah dilakukan kalibrasi”, pinta Abdullah.

Selain itu, Kasi Bimas Islam juga menyoroti pentingnya pelaksanaan bimbingan remaja usia dini yang melibatkan kepala KUA bersama penyuluh agama di sejumlah sekolah. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pembinaan moral dan pemahaman keagamaan kepada generasi muda sejak dini.

Terkait program Bimbingan Perkawinan (Binwin), Kasi meminta kepada kepala KUA yang belum melaksanakan kegiatan Binwin agar segera menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini dinilai penting dalam membekali calon pengantin guna membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Dalam kesempatan itu juga dibahas tentang pemeliharaan gedung KUA agar tetap terjaga dan representatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Rakor turut membahas permintaan pembaruan data umat, data imam, data pegawai syar’i, serta data terbaru masjid di masing-masing wilayah. Data tersebut diperlukan sebagai bagian dari penguatan administrasi dan basis informasi keagamaan.

Kasi Bimas Islam juga menekankan pentingnya digitalisasi layanan KUA serta pengelolaan arsiparis guna meningkatkan efektivitas pelayanan dan tertib administrasi.

Kepada para penyuluh agama, diingatkan agar rutin dan tertib dalam penyusunan laporan melalui aplikasi EPA. Sementara bagi admin Simpenais, diminta untuk terus mengawal proses pendaftaran majelis taklim melalui aplikasi Simpenais agar seluruh lembaga binaan dapat terdata dengan baik.

Tak kalah penting, rakor juga mengangkat program ekoteologi bagi penyuluh agama dan kelompok sasaran binaan sebagai bentuk penguatan kesadaran menjaga lingkungan hidup melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan.

Melalui rakor tersebut, diharapkan seluruh jajaran KUA dan penyuluh agama dapat semakin memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pembinaan masyarakat di wilayah masing-masing.

Humas

Editor: Rival Intan
Fotografer: Dokumentasi Humas
124 Dilihat
umum
ID: #00089
Label Terkait:
# Pembinaan
Bagikan Artikel Ini: