Boltara (Kemenag) — Para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama yang tergabung dalam rekrutmen tahap II tahun 2025, hari ini, Selasa (18/8/26) mengikuti pembukaan orientasi secara zoom.
Kegiatan digelar oleh Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag RI. Diikuti sebanyak 22 peserta, diantaranya 14 PPPK Tahap II dan 8 PPPK paruh waktu dilingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Bolaang Mongondow Utara secara terpusat di Kantor Kemenag.
Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag, Idrus Sante memberikan arahan secara tatap muka kepada seluruh peserta orientasi. Ia menekankan pentingnya integritas dan loyalitas bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Kementerian Agama.
Tegasnya, bahwa menjadi ASN bukan hanya tentang menjalankan pekerjaan secara administratif, tetapi juga menyangkut komitmen untuk menjaga amanah, nama baik, serta marwah institusi.
“Integritas dan loyalitas harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Ketika kita sudah menjadi bagian dari Kementerian Agama, maka ada tanggung jawab moral dan kedinasan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada institusi dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, integritas tercermin melalui kejujuran, konsistensi antara ucapan dan tindakan, serta kesediaan melaksanakan tugas sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Sementara loyalitas diwujudkan dengan menjaga komitmen terhadap organisasi, mendukung kebijakan kedinasan, serta bekerja secara profesional sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Menurutnya, para PPPK yang mengikuti orientasi perlu memahami sejak awal bahwa status sebagai ASN membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan.
“Pahami tanggung jawab yang melekat di dalam diri ASN, ada batasan yang perlu dilakukan, dan yang tidak harus,” tegasnya.
Kepala Kantor juga mengingatkan agar para peserta orientasi mampu membangun etos kerja yang positif, meningkatkan kompetensi, menjaga disiplin, serta membangun hubungan kerja yang harmonis dengan seluruh jajaran di lingkungan Kemenag Boltara.
Ia berharap momentum orientasi tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan organisasi dan tugas kedinasan, tetapi menjadi langkah awal untuk membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, loyal, dan memiliki semangat pelayanan.
“Jadikan orientasi ini sebagai momentum untuk memahami nilai-nilai organisasi, memperkuat komitmen, dan membangun semangat pengabdian. Bekerjalah dengan hati, jaga integritas, dan tunjukkan loyalitas melalui kinerja terbaik,” pungkasnya.
Humas