Logo PPID
Navigasi
PPID Kemenag Bolmut
Butuh Bantuan?
0853-5813-3553
Berita

Matahari Tepat di Atas Ka'bah, Fenomena Istiwa A'zam untuk Cek Arah Kiblat

Oleh: Rival Intan
Rabu, 15 Juli 2026 | 11:57 WITA
Matahari Tepat di Atas Ka'bah, Fenomena Istiwa A'zam untuk Cek Arah Kiblat

Foto: Istimewa

Boltara (Kemenag) – Berdasarkan perhitungan astronomi terkait pergerakan semu tahunan Matahari, hari ini, Rabu (15/7/2026), terjadi fenomena Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat. Fenomena Istiwa A'zam merupakan peristiwa ketika posisi Matahari tepat berada di atas Ka'bah. Pada saat tersebut, bayangan benda yang berdiri tegak akan mengarah berlawanan dengan arah Ka'bah sehingga dapat dijadikan acuan yang akurat dalam menentukan arah kiblat tanpa memerlukan peralatan khusus.

Fenomena ini menurut Kepala Kantor Kementerian Agama, Idrus Sante, menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan pengecekan dan penyesuaian arah kiblat secara mandiri dengan tingkat akurasi yang tinggi. Olehnya ia mengajak masyarakat, khususnya pengurus masjid dan muhsolah, juga rumah tangga agar memanfaatkan momen langka tersebut untuk memastikan arah kiblat tempat ibadah masing-masing.

"Momentum ini hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu setiap tahun. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pengurus masjid dan musala, untuk memanfaatkan kesempatan ini guna memastikan arah kiblat tempat ibadah maupun rumah masing-masing telah sesuai," ujarnya.

Menurutnya, fenomena Rashdul Kiblat merupakan salah satu metode yang telah lama digunakan dalam ilmu falak dan menjadi rujukan dalam proses kalibrasi arah kiblat. Oleh karena itu, momen ini sangat baik dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memastikan ketepatan arah kiblat di rumah maupun tempat ibadah.

Pengecekan dapat dilakukan dengan cara menegakkan sebuah benda secara tegak lurus di tempat yang terkena sinar Matahari. Ketika fenomena berlangsung, bayangan yang terbentuk akan menjadi acuan untuk menentukan arah kiblat. Semakin tegak benda yang digunakan dan semakin tepat waktu pengamatan dilakukan, semakin baik pula hasil yang diperoleh.

Di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), fenomena ini akan terjadi pada pukul 17.27 Wita, dan akan terjadi selama 2 hari, hingga Kamis 16 Juli besok.

Humas

Editor: Rival Intan
Fotografer: Istimewa
86 Dilihat
umum
ID: #00130
Label Terkait:
# Ibadah
Bagikan Artikel Ini: